Josiah lahir dari rekayasa material genetik Isiah Bradley dan istrinya Faith, tetapi dikandung oleh ibu pengganti. Pemerintah AS berencana untuk menciptakan prajurit yang sempurna untuk digunakan sebagai senjata. Metode ini membuatnya lebih kuat dari tentara super sebelumnya. Namun ketika mengetahui niat dari pemerintah AS Ibu penggantinya melarikan diri dan kemudian melahirkan Josiah dan meninggalkannya di panti asuhan Katolik.
Josiah tinggal di panti hingga remaja. Ketika kekuatannya mulai muncul dia tanpa sengaja mencederai salah satu biarawati. Karena mengira biarawati itu meninggal, Josiah melarikan diri lalu bergabung dengan militer. Dia mengikuti banyak misi selama perang Vietnam. Unitnya yang seluruhnya beranggotakan prajurit kulit hitam membuat mereka sering mendapatkan perlakuan rasis. Ketika unitnya terkena bombardir saat berpatroli di sebuah desa karena perintah seorang komandan yang rasis, Josiah menyerangi komandan tersebut hingga sekarat yang membuatnya dihukum di penjara militer.
Tes darah mengungkapkan bahwa dia adalah "bayi prajurit super" yang hilang. Ibu penggantinya kembali membantunya untuk melarikan diri dan mengungkapkan identitas orang tua aslinya. Dia menjadi buronan militer selama empat tahun sebelum akhirnya bertemu orang tua kandungnya. Namun karena Josiah tidak dapat menjamin keselamatan keduanya jika tetap tinggal, dia pergi ke Afrika untuk menjadi tentara bayaran. Di Afrika itulah dia menemukan hidayah lalu memeluk Islam.
Saat kembali ke Amerika Serikat, Josiah mendirikan yayasan Muslim dan mengubah namanya menjadi Josiah X. Di sinilah dia bertemu dengan James Rhodes dan membuat tim super "The Crew". Setelah beberapa waktu Josiah kembali hilang tanpa jejak.
.jpg)
Comments
Post a Comment